WEDA BAY — Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat dukungan terhadap investasi di Kawasan Industri Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, memimpin kunjungan kerja yang bertujuan memastikan layanan dan pengawasan keimigrasian di kawasan ini berjalan optimal, mendukung arus investasi dan mobilitas tenaga kerja secara profesional dan tertib.
Dalam kunjungan tersebut, Silmy dan rombongan meninjau langsung fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik IWIP serta berbagai infrastruktur penting lainnya seperti pelabuhan, pembangkit listrik, pusat pengolahan nikel, dan industri baterai. Kehadiran layanan ini dinilai strategis untuk memperlancar aktivitas investor serta pekerja asing yang mendukung proyek hilirisasi nikel di kawasan tersebut.
Silmy menegaskan bahwa keberadaan Imigrasi di kawasan industri strategis seperti IWIP berperan penting dalam menjaga agar proses investasi dan mobilitas tenaga kerja asing maupun lokal berjalan tertib. “Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy dalam keterangan resmi.
Dia juga menyoroti sinergi antarlembaga pemerintah, termasuk Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Badan Karantina, bersama unsur TNI dan Polri yang turut berkolaborasi untuk memastikan kawasan ini tetap aman, sesuai aturan, dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
Data terbaru menunjukkan bahwa IWIP berkembang pesat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis hilirisasi nikel dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp500 triliun dan pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar mencapai sekitar 20 persen per tahun, jauh di atas rata-rata nasional.
Direktur PT IWIP, Scott Ye, menyatakan kunjungan pemerintah ini memperkuat koordinasi antara pihak pengelola kawasan dan instansi negara. Ia mengatakan bahwa dukungan langsung dari pemerintah memperkuat kepastian aturan serta mempermudah pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional di IWIP.
Langkah pemerintah dalam memperkuat dukungan keimigrasian di IWIP bukan hanya sekadar administratif, tetapi juga merupakan strategi penting untuk menarik lebih banyak investasi berkualitas ke Indonesia. Penyediaan layanan keimigrasian yang kuat dan terintegrasi menunjukkan bahwa Indonesia serius menciptakan iklim investasi yang aman, transparan, dan profesional. Ketika layanan pendukung seperti Imigrasi mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri besar, hal ini akan membuka peluang masuknya investor global yang lebih luas serta percepatan penciptaan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Kolaborasi antarlembaga yang ditunjukkan di IWIP menjadi contoh nyata bahwa sinergi pemerintah dan sektor industri bisa mempercepat transformasi ekonomi nasional, khususnya di sektor hilirisasi nikel yang menjadi tulang punggung pengembangan industri baterai dan kendaraan listrik. Dengan langkah seperti ini, Indonesia bukan hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga pemain utama dalam rantai nilai industri global yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan.
